Cara Membayar Fidyah untuk Bantu Kerabat Yatim dan Dhuafa

Cara Membayar Fidyah

Cara Membayar Fidyah untuk Bantu Kerabat Yatim dan Dhuafa

Membayar fidyah hukumnya adalah wajib, sebagaimana dalam firman Allah SWT:

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): member makan seorang miskin. Barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Fidyah dapat dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin setiap harinya atau sekaligus selama Ramadhan sejumlah hari dimana seseorang tersebut tidak berpuasa. Pembayaran fidyah ini juga sudah memiliki ketentuan yang sudah ditetapkan. Besar fidyah yang dapat diberikan kepada fakir miskin saat ini adalah 1 mud = 0,6 kg atau ¾ liter beras untuk satu hari berpuasa. Kewajiban membayar fidyah ini juga dapat diganti dengan uang jika sekiranya lebih bermanfaat. Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) sendiri menetapkan pembayaran fidyah sehari itu dibayarkan kepada orang miskin sebanyak 50 ribu rupiah.

Di bawah ini merupakan prosedur pembayaran fidyah berupa uang:
  • Menghitung jumlah hari tak puasa
  • Diniatkan untuk membayar fidyah
  • Mendatangi pengelola zakat
  • Menyampaikan maksud untuk membayar fidyah kepada panitia zakat
  • Panitia zakat akan membaca doa sebagai tanda fidyah telah dibayarkan

Orang-orang yang Wajib Membayar Fidyah

Cara Membayar Fidyah untuk Bantu Kerabat Yatim dan Dhuafa

Berikut merupakan orang-orang yang diwajibkan membayar fidyah, diantaranya:

  • Mereka yang sakit dan sudah tidak memiliki harapan sembuh kembali.
  • Para orang tua renta yang sudah sangat lemah fisiknya.
  • Orang yang meninggal dan memiliki hutang puasa yang belum terbayarkan.
  • Menunda qadha hingga lewat Ramadhan berikutnya.

Ditulis Oleh: Ray

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *